5 Pemain yang Harus Dicoret dari Timnas Inggris Jelang Euro 2028
Inggris harus segera berbenah setelah gagal di Piala Dunia. Lima pemain ini dinilai tidak layak lagi masuk skuad Tiga Singa untuk Euro 2028.
Pemain Timnas Inggris tampak kecewa setelah mengalami kegagalan di turnamen internasional
Gelandang Veteran yang Kehilangan Peran Utama
Jordan Henderson menjadi nama pertama yang harus segera disingkirkan dari skuad. Kehadiran gelandang senior ini dinilai hanya menjadi pemandu sorak tanpa memberikan dampak taktis yang nyata di lapangan hijau.
Posisinya di timnas dinilai lebih baik diberikan kepada talenta muda yang sedang naik daun. Pemain seperti Cole Palmer atau Adam Wharton terbukti bisa memberikan kontribusi yang jauh lebih besar.
Keputusan Tuchel mempertahankan Henderson pasca era Gareth Southgate sempat memicu tanda tanya besar dari publik. Henderson akan berusia hampir 38 tahun saat Euro 2028 bergulir sehingga masa baktinya di tim nasional harus segera berakhir.
Pemain Sayap Kurang Efektif di Lini Serang
Noni Madueke juga menjadi sorotan tajam akibat performa yang sangat tidak konsisten. Winger Arsenal ini dinilai terlalu sering membuang peluang emas saat menguasai bola di area pertahanan lawan.
Tuchel bahkan lebih memilih menggeser posisi Morgan Rogers ke sisi kanan saat menghadapi Argentina. Langkah tersebut membuktikan bahwa sang pelatih sudah mulai kehilangan kepercayaan kepada Madueke.
Daftar Pemain yang Layak Dicoret
Selain Henderson dan Madueke, ada tiga nama lain yang dinilai sudah habis masa kejayaannya. Mereka tidak lagi memenuhi standar tinggi yang dibutuhkan Inggris untuk menjadi juara Eropa.
Faktor usia, penurunan performa di level klub, serta rentan cedera menjadi alasan utama di balik tuntutan pencoretan ini. Regenerasi skuad harus menjadi fokus utama tim pelatih saat ini.
Keputusan kini sepenuhnya berada di tangan Thomas Tuchel untuk menentukan masa depan tim. Apakah sang pelatih berani mendepak para pemain senior ini demi memberikan jalan bagi generasi baru? Publik kini menanti langkah nyata Tuchel sebelum kualifikasi Euro dimulai.