Krisis Kapten Tottenham, Pengamat Minta Rekrutan Baru Jadi Pemimpin
Pengamat Tottenham John Wenham mendesak klub menunjuk kapten baru dari barisan pemain rekrutan teranyar mereka untuk menghapus mentalitas buruk musim lalu.
Pelatih Roberto De Zerbi memberikan instruksi taktis kepada pemain di pinggir lapangan
Tolak Pemimpin Era Kegagalan Skuad
Tottenham Hotspur mengalami periode buruk setelah finis di peringkat ke-17 dalam dua musim beruntun di Premier League. Suporter klub saat ini menjagokan James Maddison, Pedro Porro, atau Micky van de Ven sebagai kapten baru. Namun Wenham menolak keras usulan para penggemar tersebut.
Wenham menilai para pemain lama tersebut membawa trauma kegagalan masa lalu yang bisa merusak era baru klub. Wenham berkata, "Saya tidak ingin siapa pun dari kelompok pemimpin sebelumnya, yang mengawasi finis peringkat ke-17 berturut-turut, memimpin Tottenham yang baru ini."
Van Hecke Jadi Kandidat Sempurna
Manajemen Tottenham Hotspur bergerak agresif dengan menggelontorkan dana hampir £230 juta pada bursa transfer musim panas ini. Wenham menyarankan De Zerbi menunjuk bek anyar Jan Paul van Hecke sebagai pemimpin utama tim di lapangan. Van Hecke punya keuntungan besar karena sudah mengenal karakter permainan sang manajer.
Bek asal Belanda itu tercatat pernah menjadi kapten di bawah De Zerbi saat Lewis Dunk absen musim lalu. Wenham berpendapat, "Van Hecke akan sempurna karena dia tahu Xavi Simons, tahu manajer, dan mengenal Van de Ven dari tim nasional." Selain Van Hecke, Sandro Tonali dan Andy Robertson muncul sebagai alternatif pemimpin baru.
Kebutuhan Identitas Baru Skuad Lilywhites
Langkah merombak struktur kepemimpinan dinilai krusial untuk membangun mentalitas juara yang baru di London Utara. Pengamat sepak bola melihat pemain lama yang bertahan sebenarnya memiliki motivasi ekstra untuk menebus dosa musim lalu. Namun suasana segar dari kapten baru dianggap lebih efektif mengikis tren negatif klub.
Klub asal London ini kini fokus merampungkan transfer satu atau dua penyerang baru demi meningkatkan daya saing tim. Perubahan masif di lini tengah dan belakang diharapkan mampu mendongkrak performa tim secara instan. Posisi kapten menjadi kepingan terakhir dari revolusi total yang sedang berjalan.
Apakah Roberto De Zerbi akan mendengarkan masukan untuk menunjuk wajah baru sebagai pemimpin timnya? Ataukah sang manajer Italia tetap mempercayai sisa-sisa pemain dari skuad lama untuk mengemban ban kapten?