Phil Foden Cari Momentum Bangkit Setelah Dicoret Timnas Inggris
Phil Foden fokus mengembalikan performa terbaiknya bersama Manchester City setelah namanya dicoret dari skuad timnas Inggris untuk Piala Dunia.
Gelandang Manchester City Phil Foden saat menghabiskan waktu libur musim panas
Tuchel Singkirkan Foden dari Skuad
Thomas Tuchel berani mengambil risiko besar dengan meninggalkan Phil Foden dan Cole Palmer. Keputusan taktis ini sempat memicu perdebatan panas di kalangan suporter dan pengamat sepak bola Inggris. Namun performa apik Jude Bellingham di lini tengah membuat publik mulai melupakan absennya Foden.
Bintang berusia 26 tahun itu kehilangan tempat utama akibat penurunan performa yang drastis sejak Januari lalu. Performa buruk tersebut membuat Foden terlempar dari tim inti City dan gagal meyakinkan Tuchel. Dia menyadari bahwa menit bermainnya akan sangat minim jika memaksakan diri berangkat ke Piala Dunia.
Manfaatkan Liburan Tanpa Tekanan Media
Foden menghabiskan libur musim panas secara maksimal untuk menjauh dari sorotan tajam media. Dia terlihat menikmati turnamen tenis Wimbledon, balapan F1 di Silverstone, dan menyalurkan hobi memancingnya. Liburan santai bersama keluarga menjadi pilihan utama sang pemain untuk menyegarkan pikiran.
Waktu istirahat ini menjadi momen langka bagi sang playmaker setelah hampir satu dekade terus mendapat sorotan. Foden hanya menyaksikan perjuangan rekan-rekannya di Piala Dunia dari sebuah tempat hiburan lokal. Jarak dari tekanan internasional ini diyakini mampu membersihkan mentalitas bertanding sang gelandang kreatif.
Tantangan Baru Bersama Enzo Maresca
Gelandang lincah ini tetap menjaga kebugaran tubuhnya dengan menjalani program latihan mandiri yang ketat. Foden dijadwalkan menjadi salah satu pemain pertama yang melapor ke City Football Academy pekan depan. Dia siap memulai lembaran baru dengan menatap persaingan ketat di kompetisi domestik.
Enzo Maresca akan menguji langsung hasil dari masa istirahat panjang sang pemain selama latihan Pramusim. Foden harus membuktikan diri bahwa jeda kompetisi ini memberikan dampak positif bagi ketajamannya di lapangan. Klub memiliki target besar yang wajib dipenuhi oleh seluruh elemen tim pada musim ini.
Apakah masa istirahat panjang tanpa tekanan media ini benar-benar bisa mengembalikan keajaiban kaki Phil Foden di lapangan? Bagaimana cara Enzo Maresca meracik strategi terbaik demi memaksimalkan potensi sang pemain yang sempat meredup ini?