Cesc Fabregas Tolak Napoli Demi Bertahan di Como 1907
Presiden Como Mirwan Suwarso membeberkan Cesc Fabregas menolak pendekatan dari tiga klub Liga Italia termasuk Napoli demi melanjutkan proyek ambisius klub.
Pelatih Como Cesc Fabregas memberikan reaksi dalam pertandingan Serie A melawan US Cremonese
Fabregas Tolak Tiga Klub Liga Italia
Mirwan Suwarso menegaskan mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu tidak tertarik mencari tantangan baru di tempat lain. Fabregas memegang peran sentral dalam proyek jangka panjang Como setelah membawa tim ini berkembang pesat. Pihak manajemen klub langsung menutup pintu bagi para peminat sang pelatih.
Manajemen klub membenarkan bahwa Napoli menjadi salah satu tim yang bergerak aktif mendekati Fabregas. Mirwan berkata, "Beberapa klub sudah menanyakannya, setidaknya tiga dalam beberapa bulan terakhir, tetapi dia menolak. Salah satunya adalah Napoli, seperti yang sudah ditulis di beberapa surat kabar lokal. Dua lainnya? Salah satunya dari Italia, tetapi saya tidak akan mengatakan apa-apa lagi."
Pertumbuhan Fantastis Skuad Como 1907
Keberhasilan menembus kompetisi tertinggi Eropa membuat manajemen Como harus bergerak lebih cepat dari rencana awal. Target lolos Liga Champions semula dipasang untuk beberapa tahun ke depan. Keberhasilan instan ini langsung mendongkrak posisi finansial klub secara signifikan.
Como mencatatkan rekor sebagai tim Italia dengan tingkat pertumbuhan nilai skuad paling tinggi saat ini. Manajemen berhasil menaikkan nilai pasar pemain dari Rp1 triliun menjadi Rp6,6 triliun hanya dalam dua musim. Sektor komersial mereka juga terus melesat tajam hingga 300% setiap tahunnya.
Fokus Hadapi Tantangan Liga Champions
Como kini mengalihkan fokus penuh untuk memaksimalkan peluang mereka bersaing di antara elite Eropa. Klub tetap berkomitmen mempertahankan pendekatan finansial yang sehat dan berkelanjutan. Strategi matang ini terbukti sukses membawa tim dari sekadar kuda hitam Serie B menjadi penantang di kancah Eropa.
Manajemen Como merasa bangga dengan lompatan besar yang mereka tunjukkan dalam waktu singkat. Walaupun berstatus sebagai tim pendatang baru, perkembangan klub ini sulit ditandingi oleh tim lain. Fabregas kini memiliki tugas berat untuk meramu strategi terbaik bagi timnya di kompetisi antarklub paling bergengsi tersebut.
Kesetiaan Fabregas menjadi sinyal kuat bahwa Como siap menggebrak panggung Eropa musim depan. Mampukan racikan taktik pelatih asal Spanyol ini membawa timnya berbicara banyak di Liga Champions? Kita tunggu saja bagaimana sepak terjang tim promosi yang penuh kejutan ini.