Thomas Tuchel Dikritik karena Cadangkan Nico O'Reilly
Thomas Tuchel dikritik karena mencadangkan Nico O'Reilly dalam laga semifinal Piala Dunia saat Inggris disingkirkan Argentina.
Nico O'Reilly duduk di bangku cadangan saat laga semifinal antara Inggris melawan Argentina
Keputusan Taktis Tuchel Dipertanyakan
Tuchel baru memasukkan Nico O'Reilly pada menit ke-82 untuk mempertahankan keunggulan Inggris. Strategi defensif ini justru berujung petaka bagi skuad Tiga Singa. Lionel Messi memimpin kebangkitan Argentina pada menit-menit akhir pertandingan.
Banyak pihak menilai taktik negatif sang pelatih menjadi penyebab utama kegagalan Inggris. Publik mempertanyakan keputusan Tuchel yang tidak menurunkan komposisi pemain terbaik sejak awal laga. O'Reilly sendiri merupakan bek kiri utama Inggris yang selalu tampil impresif.
Ancaman Fisik yang Disia-siakan
O'Reilly sebetulnya memiliki catatan performa yang sangat solid sepanjang turnamen di Qatar. Pemain berusia 21 tahun ini tercatat telah memulai lima dari tujuh laga Inggris. Dia hampir menjadi penentu kemenangan saat sundulannya membentur tiang gawang melawan Ghana.
Mantan gelandang yang kini beroperasi sebagai bek kiri ini memiliki postur tubuh yang sangat menjulang. Keunggulan fisik tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk merusak pertahanan Argentina yang relatif pendek. O'Reilly juga sangat produktif dengan koleksi sembilan gol untuk Manchester City musim lalu.
Dampak Pencadangan sang Pemain
Keputusan meninggalkan bek kiri terbaik di bangku cadangan dianggap sebagai sebuah kesalahan fatal. Kehadiran O'Reilly di lapangan diyakini bisa memberikan opsi serangan udara yang berbahaya. Tuchel justru memilih pendekatan defensif yang terlalu dini dan terbukti gagal total.
Kekalahan ini membuat Inggris kembali gagal membawa pulang trofi Piala Dunia ke tanah Britania. Di sisi lain, Argentina melaju ke partai puncak berkat kecerdikan mereka memanfaatkan kelengahan taktik Inggris. Evaluasi besar kini menanti posisi kepelatihan Tuchel setelah kegagalan ini.
Apakah kegagalan taktis ini akan menjadi akhir dari perjalanan karier Tuchel bersama tim nasional Inggris? Ataukah sang manajer memiliki pembelaan tersendiri atas keputusannya mencadangkan talenta berbakat Manchester City tersebut?