Juventus Ngotot Rayu Parma demi Gaet Mateo Pellegrino
Juventus terus mendekati Parma untuk merekrut striker Mateo Pellegrino meskipun ada gangguan dari klub Premier League Crystal Palace.
Striker Parma Mateo Pellegrino merayakan gol saat bertanding dalam kompetisi Serie A Liga Italia.
Formula Pinjaman Jadi Ganjalan Utama
Negosiasi kedua klub Serie A ini belum menemui titik terang mengenai struktur transfer. Juventus mengajukan proposal peminjaman terlebih dahulu dengan opsi pembelian permanen. Opsi tersebut bisa berubah menjadi kewajiban beli jika Pellegrino memenuhi syarat performa tertentu.
Parma menolak mentah-mentah tawaran awal dari manajemen Si Nyonya Tua tersebut. Pihak Ducali menuntut jaminan pembayaran yang lebih pasti untuk melepas sang striker. Harga pasar pemain berusia 24 tahun itu sendiri mencapai angka €30 juta atau sekitar Rp517 miliar.
Efek Klausul Mantan Klub Pellegrino
Masalah transfer ini menjadi rumit karena melibatkan mantan klub Pellegrino yaitu Velez Sarsfield. Parma membeli sang penyerang dari klub Argentina itu pada Februari 2025 dengan harga murah sebesar Rp28 miliar. Namun Velez menyisipkan klausul khusus dalam kontrak penjualan masa lalu.
Klub asal Argentina tersebut berhak menerima dana segar dari hasil penjualan Pellegrino selanjutnya. Velez mengantongi jatah sebesar 7% dari total biaya transfer masa depan sang pemain. Hal ini membuat Parma sangat berhati-hati dalam menentukan struktur pembayaran dengan Juventus.
Rayuan Maut dari Crystal Palace
Klub Liga Inggris Crystal Palace mencoba memanfaatkan situasi rumit ini dengan mengajukan tawaran mendadak. Palace ingin menyalip Juventus di tikungan terakhir perburuan tanda tangan striker Argentina tersebut. Langkah agresif klub London itu sempat membuat pihak Parma mempertimbangkan opsi lain.
Pellegrino sendiri dikabarkan sudah memantapkan hatinya untuk berseragam putih hitam khas Turin. Pakar transfer Sportitalia Gianluigi Longari berkata, "Crystal Palace mencoba melakukan intersep, tetapi sang pemain hanya menginginkan Juventus." Keputusan akhir kini berada di tangan manajemen kedua klub Italia.
Akankah manajemen Juventus melunak dan menuruti permintaan tunai yang diajukan oleh pihak Parma? Ataukah daya tarik finansial dari Premier League membuat Crystal Palace berhasil membalikkan keadaan dalam saga transfer ini?