Legenda hidup Atletico de Madrid dan sepak bola dunia, Diego Forlán, memberikan pandangannya mengenai pertandingan krusial antara España melawan Uruguay yang akan berlangsung di Guadalajara. Pemain terbaik Piala Dunia 2010 ini baru saja merilis dokumenter terbarunya berjudul "El ascenso de Diego Forlán" di Movistar. Menurut Diego Forlán, pertandingan menghadapi España selalu menjadi tantangan yang berat karena mereka merupakan salah satu kandidat kuat juara, namun Uruguay juga dikenal sebagai tim yang menyulitkan bagi lawan mana pun.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan wawancara eksklusif bersama AS, Diego Forlán juga mengungkapkan sebuah fakta menarik mengenai masa lalunya yang hampir saja memperkuat Timnas España karena faktor keturunan dari sang nenek. "Saya memiliki paspor Spanyol sejak masih sangat kecil, sehingga kemungkinan itu sebenarnya ada. Namun, sejak usia muda saya sudah terpilih untuk membela seleksi Uruguay dan setelah keputusan itu diambil, saya tidak bisa lagi bermain untuk negara lain," ungkap mantan penyerang Montevideo tersebut.
Dari pantauan redaksi, Diego Forlán turut memberikan pujian tinggi kepada gelandang andalan Real Madrid, Federico Valverde, yang kini menjadi figur sentral sekaligus kapten di level klub maupun tim nasional. Kenangan manis diungkapkan Diego Forlán saat mereka masih bermain bersama di Peñarol ketika Federico Valverde baru memulai karier profesionalnya. Menurut pengamatan tim redaksi, Diego Forlán menilai Federico Valverde sebagai pribadi yang sangat rendah hati dan tenang, serta memiliki bakat luar biasa yang kini berdampak besar pada performa kolektif Uruguay.
Selain membahas taktik dan masa lalu, mantan striker Manchester United ini memberikan perhatian khusus pada isu kesehatan mental di sepak bola modern, berkaca pada situasi yang dialami bek Barcelona, Ronald Araújo. Diego Forlán menekankan bahwa para pemain bintang juga manusia biasa yang tidak luput dari tekanan dan kegagalan. Baginya, keterbukaan Ronald Araújo dalam menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan mental adalah sebuah tindakan yang sangat berani dan bernilai tinggi bagi generasi muda.
Sebagai bagian dari dinasti sepak bola terbesar di Uruguay, Diego Forlán merasa sangat bangga karena keluarganya menjadi satu-satunya di dunia yang mengoleksi empat gelar internasional secara turun-temurun melalui ajang Copa América. Rasa hormatnya kepada tim juga dibuktikan saat ia memenangkan Golden Ball Piala Dunia 2010, di mana ia secara khusus memesan replika trofi tersebut untuk dibagikan kepada seluruh rekan setim dan staf delegasi sebagai simbol bahwa kesuksesan individu tidak akan tercapai tanpa kerja keras kelompok.