Pelatih kepala Timnas Austria, Ralf Rangnick, menegaskan bahwa timnya memiliki peluang besar untuk menumbangkan Spanyol dalam laga krusial Piala Dunia 2026. Mantan manajer Manchester United tersebut menyatakan bahwa pasukannya siap mengerahkan segalanya demi mengamankan kemenangan atas salah satu tim yang paling difavoritkan dalam turnamen akbar ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pernyataan resmi dalam konferensi pers di Estadio de Los Ángeles menjelang pertandingan, Ralf Rangnick mengungkapkan keyakinannya terhadap kapasitas skuad asuhannya. "Kami akan melakukan upaya terbaik kami untuk mengalahkan Spanyol, tetapi kami harus melampaui batas kemampuan kami sendiri. Semuanya tergantung pada situasi di lapangan, namun saya tidak meragukan bahwa kami memiliki potensi besar untuk mencapainya," ujar sang juru taktik.
Dari pantauan redaksi, sang arsitek tim secara jujur mengakui bahwa performa Austria sejauh ini belum mencapai level maksimal. Oleh karena itu, persiapan intensif terus digenjot agar timnya mampu mengimbangi permainan agresif dari La Roja yang dikenal dengan dominasi penguasaan bolanya. Menurutnya, anak asuhnya harus pergi ke lapangan dengan mentalitas pemenang dan kepercayaan diri yang tinggi.
Ralf Rangnick juga secara khusus menyoroti ancaman dari bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang dinilainya sebagai pemain luar biasa dengan masa depan yang sangat cerah. Melalui pengamatan tim redaksi terhadap strategi Austria, lini pertahanan mereka dipastikan akan memberikan pengawalan yang sangat ketat terhadap penyerang sayap belia tersebut guna mematikan setiap pergerakan berbahaya yang diinisiasinya.
Selain membahas taktik, pelatih kawakan itu menyebut bahwa karakter permainan Spanyol saat ini sudah jauh berubah dan tidak bisa disamakan dengan generasi emas mereka pada edisi 2008 atau 2012 silam. Di samping itu, Ralf Rangnick menyampaikan kabar buruk mengenai kondisi timnya yang dipastikan kehilangan Philip Mwene akibat cedera, padahal sang pemain masuk dalam rencana utama untuk laga penting ini.