Klausul Man City Hambat Pep Guardiola Latih Timnas Inggris
Klausul kontrak baru Pep Guardiola sebagai duta global City Football Group menjadi penghalang besar baginya untuk melatih Timnas Inggris.
Pep Guardiola merayakan trofi terakhirnya bersama Manchester City di Stadion Wembley
Posisi Tuchel dan Minat FA
Thomas Tuchel saat ini masih memimpin Timnas Inggris dengan kontrak hingga Euro 2028. Namun, kekalahan dari Argentina pada babak semifinal Piala Dunia memicu keraguan publik. Banyak pihak mulai mempertanyakan kapasitas Tuchel untuk membawa tim melangkah lebih jauh.
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sudah lama mengagumi Pep Guardiola dan sempat mencoba merekrutnya pada 2024. Guardiola sendiri memiliki ketertarikan yang sama untuk melatih tim nasional dalam kariernya. Pelatih asal Katalan tersebut bahkan membuka peluang untuk menukangi skuad Tiga Singa.
Peran Baru di City Football Group
Guardiola baru saja meninggalkan kursi pelatih Manchester City setelah satu dekade memimpin. Ia mengaku kehabisan energi dan ingin beristirahat sejenak dari dunia kepelatihan. Namun, ia justru menerima pekerjaan baru yang terikat dengan kepemilikan klub lamanya.
Manajemen menunjuk Guardiola sebagai duta global untuk City Football Group. Tugas barunya meliputi pemberian saran teknis untuk klub-klub jaringan CFG. Ia akan terlibat langsung dalam proyek spesifik bersama tim seperti Palermo, Lommel, dan Troyes.
Klausul Penghambat Kursi Kepelatihan
Jabatan baru ini secara otomatis menutup peluang Guardiola untuk melatih tim lain dalam waktu dekat. Keterlibatannya di berbagai liga bersama CFG memicu benturan kepentingan yang besar. Kondisi ini menjadi tembok tebal bagi FA jika ingin merekrut sang manajer.
CEO Manchester City, Ferran Soriano menyambut baik kerja sama baru ini demi perkembangan jaringan klub mereka. Pemilik City kemungkinan besar tidak akan menghalangi jika Guardiola benar-benar ingin pergi melatih. Meski begitu, proses birokrasi dan komitmen kontrak tetap menjadi sandungan utama.
Akankah FA sanggup menebus klausul rumit ini demi mendatangkan Guardiola ke Wembley? Ataukah sang pelatih justru memilih setia mendampingi proyek jangka panjang City Football Group? Publik sepak bola Inggris kini hanya bisa menunggu langkah konkret dari kedua belah pihak.