Proses transfer Facundo Bernal ke Real Betis kini hanya tinggal menunggu pengumuman resmi setelah pihak klub mencapai kesepakatan penuh dengan Fluminense. Berdasarkan laporan terkini, gelandang bertahan asal Uruguay tersebut sedang mempercepat segala proses administratif agar bisa langsung berada di bawah arahan pelatih Manuel Pellegrini sejak hari pertama pramusim.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pantauan redaksi, sang pemain saat ini sedang menjalani serangkaian tes medis yang ketat di Rio de Janeiro, Brasil. Langkah ini diambil agar Facundo Bernal dapat mendarat di Sevilla dengan kondisi fisik yang sudah terverifikasi, sehingga ia bisa langsung bergabung dalam sesi latihan perdana yang dijadwalkan pada tanggal 7 Juli mendatang.
Pemeriksaan medis ini diyakini hanya berupa formalitas belaka karena sang pemain telah sepenuhnya pulih dari cedera ligamen parah yang dideritanya pada tahun 2022 lalu. Meskipun ia sempat mengalami beberapa kendala fisik ringan pada musim lalu, manajemen Real Betis tetap optimistis dengan kondisi kebugaran sang gelandang.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kedatangan Facundo Bernal ke Estadio Benito Villamarín diiringi oleh banyak testimoni positif. Pakar sepak bola Fluminense, Edgard Maciel, menyatakan bahwa meski sang pemain belum memberikan performa maksimal di Brasil, "ia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang pesat di kompetisi Eropa".
Pujian senada juga datang dari pengamat sepak bola Brasil, Joaquín Bejarano, yang menyamakan gaya bermain Bernal dengan pilar Real Betis saat ini. "Profil yang dimilikinya sangat mirip dengan Johnny Cardoso, ketimbang gaya bermain Guido Rodríguez. Pemain ini memiliki banyak karakteristik unggul, tugas utamanya adalah sebagai gelandang bertahan, namun ia memiliki kemampuan distribusi bola yang luar biasa serta teknik yang sangat matang," ujar Bejarano.
Bejarano juga menambahkan bahwa Bernal tidak sekadar bermain posisional melainkan rajin membantu serangan. "Ia memiliki umpan panjang yang akurat dan tendangan kaki kanan yang impresif. Saya melihat kemampuannya lebih luas ketimbang seorang Sergio Busquets yang sangat posisional. Ia sangat suka menjemput bola, melakukan beberapa trik, lalu mengalirkannya untuk menembus garis pertahanan lawan," tambahnya.
Menurut analisis dari para pemandu bakat, situasi Facundo Bernal yang jarang menjadi starter di Fluminense murni karena strategi bisnis klub Brasil yang lebih memprioritaskan pemain akademi asli seperti Martinelli dan Hércules demi keuntungan penjualan penuh. Real Betis sendiri dilaporkan merogoh kocek sebesar 8,5 juta euro ditambah 1 juta euro dalam bentuk pajak untuk merampungkan transfer potensial ini.