Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, tidak dapat membendung rasa emosionalnya dalam sebuah acara yang sangat spesial di kota kelahirannya, Gijón. Mantan pelatih tim nasional Spanyol tersebut menghadiri upacara peresmian sebuah ruang publik baru yang secara resmi akan menggunakan nama besarnya sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kariernya di dunia sepak bola internasional.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, ruang publik hijau bernama Playa Verde de El Rinconín kini telah resmi mengusung nama Luis Enrique Martínez. Dalam upacara peresmian tersebut, juru taktik kawakan ini didampingi oleh keluarga besarnya, jajaran perwakilan institusi lokal, serta sejumlah tokoh penting dari kehidupan publik masyarakat Gijón yang turut memadati lokasi acara.
Menurut laporan dari Cope Asturias, Luis Enrique sendiri yang bertugas membuka selubung monumen peringatan di area terbuka seluas lebih dari 6.000 meter persegi tersebut. Sesuai dengan karakternya yang humoris dan dekat dengan masyarakat, ia memulai acara dengan candaan, "Ahí va Pelayín", sesaat sebelum meluncurkan plakat resminya ke hadapan publik.
Setelah peresmian selesai, pelatih legendaris tersebut kembali berseloroh mengenai arti penting penghormatan ini serta ikatan batinnya yang mendalam dengan kota tersebut. "Mis cenizas van a ir aquí (Abu jenazah saya akan dibuang di sini)", ujarnya sembari tertawa. Ia menambahkan bahwa pantai ini sangat unik dan ia sangat menyukainya, lalu menutup dengan seruan kebanggaan, "Puxa Asturias, puxa Xixón y puxa Sporting".
Dari pengamatan tim redaksi, momen paling mengharukan terjadi saat Luis Enrique menyampaikan pidato resminya. Sang pelatih sempat meneteskan air mata ketika mengenang perjuangan keluarga dan perjalanan hidupnya yang jauh dari rumah. "Tetapi Gijón tetaplah Gijón. Di plakat itu saya tidak hanya melihat nama saya, melainkan nama orang tua saya yang telah meninggalkan segalanya demi datang ke kota ini. Mereka telah, sedang, dan akan selalu menjadi anutan hidup saya", ungkapnya dengan penuh emosi.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan penuh dari istri tercintanya, Elena. Luis Enrique menyebut istrinya sebagai sosok yang selalu setia mendampingi dan mendukungnya dalam setiap situasi sulit selama 30 tahun membangun bahtera rumah tangga dan membesarkan ketiga anak mereka, yaitu Pacho, Sira, dan Xana.