Gelandang andalan sekaligus kapten tim nasional Jerman, Joshua Kimmich, memberikan kritik tajam terhadap performa timnya menyusul kekalahan mengejutkan dari Paraguay dalam ajang Piala Dunia 2026. Berdasarkan pantauan redaksi, laga sengit yang harus diselesaikan lewat babak adu penalti tersebut berakhir dengan kegagalan tragis Die Mannschaft untuk melangkah lebih jauh di turnamen akbar ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pernyataan Joshua Kimmich kepada awak media pascapertandingan, skuad Jerman seharusnya memiliki kemampuan yang lebih dari cukup untuk menumbangkan perwakilan Amerika Selatan tersebut. "Pada akhirnya, kamilah yang bermain di lapangan dan kami harus memiliki standar serta kualitas untuk mengalahkan lawan seperti Paraguay, dengan segala hormat," ujar bintang klub Bayern de Múnich tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa hasil minor ini murni karena performa tim yang kurang maksimal dan enggan mencari kambing hitam atas kekalahan tersebut. "Anda tidak bisa bergantung pada keberuntungan atau ketidakberuntungan melawan rival seperti itu, Anda harus memiliki kualitas dalam skuad untuk menang dengan jelas. Tidak ada yang boleh berpikir untuk menyalahkan wasit atau hal semacam itu," tambah Kimmich.
Dari pengamatan tim redaksi, perjalanan Jerman di sepanjang turnamen ini memang terbilang tidak konsisten. Meskipun sempat memetik kemenangan atas Curazao dan Costa de Marfil, jawara dunia empat kali ini harus menelan pil pahit setelah ditumbangkan oleh Ecuador dan akhirnya dipulangkan oleh Paraguay.
Kimmich secara terbuka mengakui bahwa timnya gagal memenuhi ekspektasi publik dan kesulitan menampilkan permainan terbaik mereka. "Melihat empat pertandingan yang ada, kami tidak bermain melawan rival-rival besar, namun selain laga pertama (melawan Curazao), kami menghadapi banyak masalah melawan tiga tim yang bukan elit. Itu adalah fakta," tutur sang kapten dengan nada kecewa.
Kendati situasi ruang ganti sedang memanas, Kimmich menyatakan dukungannya agar pelatih Julian Nagelsmann tetap mempertahankan jabatannya. Menurutnya, seluruh pemain tetap memercayai sang juru taktik. "Tentu saja ada kegaduhan di sekitar pelatih, itu normal. Namun tidak ada seorang pun di ruang ganti yang menunjuknya sebagai dalang kegagalan. Kami tahu kamilah yang tidak tampil maksimal di lapangan," pungkasnya.