Klub Liga Spanyol Sevilla FC bergerak cepat dalam mempersiapkan tim untuk musim 2026/2027. Berdasarkan pantauan redaksi, rangkaian tes medis pramusim telah dimulai sejak hari Sabtu, sebelum sesi latihan perdana digelar pada hari Senin mendatang. Di antara wajah-wajah baru yang hadir, sosok gelandang asal Basque, Jon Guridi, menjadi salah satu sorotan utama setelah didatangkan secara gratis dari Deportivo Alaves.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kedatangan pemain berusia 31 tahun ini sempat memicu keraguan di kalangan pendukung tuan rumah, sevillismo. Menanggapi hal tersebut, Guridi mengaku sangat sadar bahwa profilnya mungkin bukan nama besar yang dinantikan publik Ramon Sanchez-Pizjuan, namun ia menegaskan kesiapannya untuk menjawab keraguan tersebut lewat performa di lapangan.
"Saya tahu bahwa sevillismo tidak akan melompat kegirangan dengan perekrutan saya, tetapi saya berada di sini dengan kepercayaan diri, kepribadian yang menjadi ciri khas saya, dan sangat percaya pada diri sendiri untuk melakukan yang terbaik," ujar Guridi dalam wawancara resminya dengan media klub.
Menurut mantan pemain Real Sociedad ini, kehadiran pelatih Luis Garcia Plaza di kursi kepelatihan Sevilla FC menjadi faktor kunci di balik keputusannya menyetujui kontrak berdurasi dua musim. Strategi klub yang mengutamakan perekrutan pemain berstatus bebas transfer di tengah situasi finansial yang rumit dinilai sebagai langkah yang masuk akal.
"Pelatih Luis menghubungi saya secara langsung. Ketika Anda dipanggil oleh klub sebesar Sevilla FC, Anda tidak boleh ragu. Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk melakukan lompatan dalam karier olahraga saya," tambahnya.
Dari pantauan redaksi terhadap rekam jejak sang pemain, Guridi dikenal sebagai sosok gelandang multifungsi yang disiplin secara taktik. Ia mampu mengisi tiga posisi berbeda di lini tengah, meskipun ia merasa paling optimal saat berperan sebagai gelandang nomor delapan yang membantu aliran bola sekaligus menusuk ke depan.
Menutup pernyataannya, Guridi meminta para suporter untuk terus memberikan dukungan penuh kepada tim, terutama di masa-masa sulit transisi klub. Ia berjanji akan membalas kepercayaan dari jajaran manajemen dan tim pelatih melalui kerja keras dan dedikasi tinggi di setiap pertandingan.