Pertemuan penting telah digelar di markas besar LaLiga yang melibatkan Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) bersama jajaran klub dari Primera Division dan Segunda Division. Berdasarkan laporan yang dihimpun, pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Presiden LaLiga Javier Tebas serta perwakilan tertinggi RFEF Rafael Louzan. Dari pantauan redaksi, hampir seluruh tim menghadiri agenda tersebut guna membahas regulasi baru, kecuali Real Madrid, Cadiz, dan Burgos yang absen dalam kesempatan kali ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dalam forum tersebut, seluruh klub mendapatkan pemaparan mendalam mengenai berbagai pembaruan teknologi dan regulasi perwasitan yang akan diberlakukan untuk musim depan. Menurut penjelasan Ketua Komite Teknis Wasit (CTA) Fran Soto, salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah penerapan chip mutakhir di dalam bola untuk mendukung sistem offside otomatis. Teknologi baru ini diimplementasikan guna menggantikan sistem SAOT yang digunakan saat ini.
Namun, pihak otoritas menegaskan bahwa teknologi offside otomatis tersebut untuk sementara waktu hanya akan diaktifkan di kompetisi kasta tertinggi, Primera Division. Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan anggaran yang sangat besar untuk pengadaan dan operasional teknologi tersebut. Menurut rencana resmi, kompetisi Segunda Division masih akan memakai sistem offside semiautomatis dan baru diproyeksikan bermigrasi ke sistem otomatis penuh pada musim 2027-2028.
Selain pembaruan pada deteksi offside, pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) juga mulai diperkenalkan untuk mengevaluasi kinerja korps baju hitam serta merumuskan kriteria penunjukan wasit. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, peran pengamat wasit konvensional kini digantikan oleh figur baru bernama "Coach de campo" yang akan mendampingi wasit langsung di lapangan. Langkah penyegaran struktur ini berdampak pada pengurangan jumlah delegasi pengamat hingga mencapai 20 persen, yang kini juga diperkuat oleh kehadiran "TV observer" untuk membantu menganalisis kinerja asisten wasit.
Melalui pertemuan ini, pihak RFEF juga menekankan krusialnya pendapatan yang dihasilkan dari ajang Supercopa de Espana dan Copa del Rey bagi stabilitas finansial klub profesional. Pihak federasi memaparkan kontribusi positif dari dana distribusi UEFA dan FIFA atas partisipasi klub serta kompensasi pelepasan pemain ke turnamen internasional. Di samping itu, RFEF secara resmi telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Spanyol agar LaLiga dimasukkan sebagai anggota permanen dalam Komite Antarkementerian untuk Persiapan dan Organisasi Piala Dunia 2030.