Paolo Maldini, legenda sepak bola dunia sekaligus salah satu bek terbaik sepanjang sejarah, kini mengemban tanggung jawab yang jauh lebih besar. Mantan kapten AC Milan tersebut resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknis Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Langkah ini diambil sebagai upaya darurat untuk mengembalikan kejayaan tim nasional Italia yang sedang terpuruk, setelah absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut di tengah krisis "calcio" yang mendalam.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Presiden baru FIGC, Giovanni Malago, memercayakan proyek rekonstruksi yang kompleks namun krusial ini kepada Maldini. Setelah melalui periode kontemplasi mendalam dan spekulasi berminggu-minggu, sang legenda akhirnya menerima tawaran tersebut. Dalam menjalankan tugasnya, Maldini akan didampingi oleh Leonardo, mantan pemain timnas Brasil sekaligus eks Direktur Olahraga Paris Saint-Germain, yang bertindak sebagai penasihat.
Berdasarkan pernyataan Malago saat mengumumkan penunjukan tersebut, target jangka panjang federasi sudah sangat jelas. "Ada komitmen empat tahun yang harus membawa kita dari sekarang hingga tahun 2030 menuju Piala Dunia berikutnya, dengan melewati kompetisi Euro terlebih dahulu," ungkap Malago menegaskan arah baru Gli Azzurri.
Maldini yang kini berusia 58 tahun akan memainkan peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh area teknis. Selain itu, ia juga akan menjabat sebagai Presiden Club Italia, sebuah badan yang mengintegrasikan dan mengoordinasikan aktivitas seluruh tim nasional, termasuk kategori usia muda.
Dari pantauan redaksi, sosok yang akrab disapa "Paolino" atau "L'eterno capitano" ini merupakan figur yang sangat dihormati di Italia. Dedikasinya selama 25 musim bersama AC Milan membuat nomor punggung 3 miliknya dipensiunkan oleh klub. Setelah sempat rehat dari manajemen pasca membawa Rossoneri meraih Scudetto pada 2022 dan meraih penghargaan Direktur Olahraga Terbaik di Globe Soccer Awards, Maldini kini kembali ke jajaran eksekutif demi pengabdian pada negara.
Tugas yang dihadapi Maldini dipastikan tidak akan mudah. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa masalah struktural dan penurunan kualitas kompetisi domestik menjadi kerikil tajam bagi sepak bola Italia. Meskipun sempat menjuarai Euro 2021, fakta bahwa generasi muda Italia belum pernah melihat negaranya bertanding di Piala Dunia dalam satu dekade terakhir menjadi tamparan keras yang harus segera diselesaikan.
Kehadiran pria yang mengoleksi 126 penampilan bersama Gli Azzurri ini setidaknya memberikan secercah harapan baru bagi publik tifosi. Penunjukannya dipandang sebagai langkah awal yang konkret demi mengembalikan mentalitas pemenang ke dalam tubuh federasi, sembari menunggu kepastian mengenai siapa sosok pelatih kepala baru yang akan menukanginya.